Minggu, 11 November 2012

PERSEDIAAN BARANG DAGANG : Bentuk Kartu


Tiap transaksi yang terjadi pastinya akan dimasukkan ke dalam kartu. Kartu yang ada pada setiap sistem berbeda. Di bawah ini merupakan beberapa bentuk kartu secara garis besar.
A.   KARTU SEDIAAN SISTEM FISIK

KARTU SEDIAAN
Nama Barang :
No. Kode         :
Satuan              :
TGL
No. Bukti
Dibeli Dari
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah Harga
Jumlah Harga Sediaan





















Kartu sediaan pada sistem fisik hanya digunakan sebagai tempat mencatat sediaan awal periode dari barang yang dibeli. Artinya, hanya menginformasikan harga pokok barang yang disediakan untuk dijual.

B.    KARTU SEDIAAN SISTEM PERPECTUAL

KARTU SEDIAAN
Jenis Barang  :
No. Kode        :
Satuan             :
Metode          :
TGL
No. Bukti
DITERIMA
DIKELUARKAN
SALDO
UNIT
Harga Satuan
Jumlah
UNIT
Harga Satuan
Jumlah
UNIT
Harga Satuan
Jumlah












































Dalam sistem perpectual, harga pokok barnag yang dijual dihitung saat terjadi transaksi penjualan dan dicatat dalam kartu sediaan barang yang bersangkutan sebagai mutasi keluar. Dengan demikian, masuk dan keluarnya barang akan tampak pada kartu sediaan barang yang bersangkutan.

C.    KARTU LAPORAN SEDIAAN BARANG DAGANG

KOP KARTU
(berisi nama perusahaan dan alamat)
No.
Nama Barang
Jenis
No. Kode
Satuan
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah
Jumlah Satuan Rusak




































Dalam sistem perpectual, mutasi tiap jenis barang tampak dalam kartu sediaan sehingga laporan sediaan barang dapat dibuat berdasarkan data kartu sediaan. Lain halnya dengan sistem inventaris fisik, laporan sediaan dibuat setelah dilakukan pemeriksaan secara fisik.

D.   KARTU GUDANG

KARTU GUDANG
Nama Barang :
No. Kode         :
Satuan              :
JENIS BARANG 1
JENIS BARANG 2
TGL
No. Bukti
Sisa Awal
Masuk
Keluar
Sisa Akhir
TGL
No. Bukti
Sisa Awal
Masuk
Keluar
Sisa Akhir




































Apabila keadaan tertentu, laporan sediaan gudang dapat dibuat berdasarkan kartu gudang, dalam artian tidak dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan barang secara fisik. Dalam hal demikian, laporan dapat dibuat dengan menginformasikan sisa awal periode, mutasi masuk, mutasi keluar, dan sisa akhir periode.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Minggu, 11 November 2012

PERSEDIAAN BARANG DAGANG : Bentuk Kartu


Tiap transaksi yang terjadi pastinya akan dimasukkan ke dalam kartu. Kartu yang ada pada setiap sistem berbeda. Di bawah ini merupakan beberapa bentuk kartu secara garis besar.
A.   KARTU SEDIAAN SISTEM FISIK

KARTU SEDIAAN
Nama Barang :
No. Kode         :
Satuan              :
TGL
No. Bukti
Dibeli Dari
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah Harga
Jumlah Harga Sediaan





















Kartu sediaan pada sistem fisik hanya digunakan sebagai tempat mencatat sediaan awal periode dari barang yang dibeli. Artinya, hanya menginformasikan harga pokok barang yang disediakan untuk dijual.

B.    KARTU SEDIAAN SISTEM PERPECTUAL

KARTU SEDIAAN
Jenis Barang  :
No. Kode        :
Satuan             :
Metode          :
TGL
No. Bukti
DITERIMA
DIKELUARKAN
SALDO
UNIT
Harga Satuan
Jumlah
UNIT
Harga Satuan
Jumlah
UNIT
Harga Satuan
Jumlah












































Dalam sistem perpectual, harga pokok barnag yang dijual dihitung saat terjadi transaksi penjualan dan dicatat dalam kartu sediaan barang yang bersangkutan sebagai mutasi keluar. Dengan demikian, masuk dan keluarnya barang akan tampak pada kartu sediaan barang yang bersangkutan.

C.    KARTU LAPORAN SEDIAAN BARANG DAGANG

KOP KARTU
(berisi nama perusahaan dan alamat)
No.
Nama Barang
Jenis
No. Kode
Satuan
Jumlah Satuan
Harga Satuan
Jumlah
Jumlah Satuan Rusak




































Dalam sistem perpectual, mutasi tiap jenis barang tampak dalam kartu sediaan sehingga laporan sediaan barang dapat dibuat berdasarkan data kartu sediaan. Lain halnya dengan sistem inventaris fisik, laporan sediaan dibuat setelah dilakukan pemeriksaan secara fisik.

D.   KARTU GUDANG

KARTU GUDANG
Nama Barang :
No. Kode         :
Satuan              :
JENIS BARANG 1
JENIS BARANG 2
TGL
No. Bukti
Sisa Awal
Masuk
Keluar
Sisa Akhir
TGL
No. Bukti
Sisa Awal
Masuk
Keluar
Sisa Akhir




































Apabila keadaan tertentu, laporan sediaan gudang dapat dibuat berdasarkan kartu gudang, dalam artian tidak dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan barang secara fisik. Dalam hal demikian, laporan dapat dibuat dengan menginformasikan sisa awal periode, mutasi masuk, mutasi keluar, dan sisa akhir periode.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar